Jadwal Ngaji Bareng GUS NURIL




Dikarenakan adanya himbauan dari pemerintah mengenai masa pandemi virus corona, untuk  itu acara ngaji bareng gusnuril saat ini di tiadakan terlebih dahulu, demi mengurangi dampak dari penyebaran virus corona. dan tidak menutup kemungkinan acara ngaji bareng gusnuril akan di buka kembali pada waktu yang belum bisa di tentukan.

Lokasi Acara :
MAJLIS TAMAN HATI
Pondok Pesantren
Abdurrahman Wahid Sokotunggal
JL. Sodong Utara 5. No.18
Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung
Jakarta Timur, 13240

gus nuril

Kiai Ngabehi


Rumah itu tanpa pintu. Sebenarnya ada pintu utama, tapi rasanya hampir dua puluh empat jam tidak pernah terkunci. Siapa saja datang ke sana dengan membawa beragam persoalan. Ada mahasiswa yang ingin didoakan biar lancar sidang skripsinya, pejabat yang sowan agar segera naik jabatan atau dimutasi ke tempat yang agak empuk. Ada perwakilan golongan yang dikuyo-kuyo dianggap sesat oleh sebagian saudaranya. Ada guru honorer yang berkeluh kesah, pun tak lupa ada janda maupun jomblo, baik yang masih muda maupun yang sudah akut menjelang "expired" minta dicarikan jodoh. Tangan Kiai itu selalu terbuka. Merangkul siapa saja. Yang tidak kuketahui barangkali tamu dari golongan jin dan makhluk yang tak kasat mata.

Memasuki usia senja barangkali sekilas seperti tak terlihat di raganya yang tegap. Namun, lipatan kulit di wajah dan lingkaran mata yang menghitam seolah tak pernah bisa ditutupi dengan kacamata yang seringkali beliau kenakan.

Beragam tuduhan, caci maki dilimpahkan kepada beliau. Mulai dari Kiai Gereja, Dukun, penjilat, dan berderet kalimat yang rasa-rasanya tak pantas diucapkan oleh mereka yang mengaku lebih suci. Atau setidaknya mereka yang mendaku diri berada di golongan yang menganggap dirinya paling benar. Silakan scrol dan baca tiap postingan video dan tautan artikel yang ada nama beliau. Saya seringkali tak tega dan menskip sekian komentar. Takut saya misuh-misuh sendiri, tak kuat menahan emosi.

Ada Kiai yang bisa menulis cerpen, puisi, naskah teater kalian bilang, "Ngaji kok sama Budayawan". Ada Kiai yang keluar masuk diskotik, tempat pelacuran kalian bilang "Kiai kok ke tempat maksiat". Ada kiai yang pintar melukis, pandai mengaransemen lagu dan pintar menyanyi, suaranya bagus, kalian mengatakan "Ini bukan Kiai. Ini mah seniman". Ada Kiai yang dititipi Gusti Alloh ilmu hikmah, punya bekal ilmu pengobatan, tahu tentang ilmu huruf, rajah, ilmu kebal kalian bilang dukun. Ada Kiai yang keluar masuk Gereja, Pura, Wihara berdialog antar pemuka agama, membicarakan hal-hal yang seringkali menjadi penyebab ketegangan di akar rumput kalian juluki "Kiai Gereja?" Sampai sekarang aku sendiri bingung dengan kategori ulama yang kalian anggap itu seperti apa?

Daripada sirahku ngelu, lambeku ndower memikirkan itu semua. Ayo tak ajak tabayun sedikit saja. Dateng ke pengajian rutin beliau. Dijamin aman. Nggak bakal ada persekusi-persekusian. Kita ngobrol bareng sambil ngopi, makan gorengan. Atau pas kalau ada rejeki, mungkin akan disuguhi lontong sayur syukur-syukur gulai kambing. Biar tak ada lagi prasangka buruk yang timbul di antara kita. Tak ada lagi saling hujat karena beda pendapat. Jangan membiasakan budaya lempar batu sembunyi tangan. Caci maki duluan pas dilaporkan ke Polisi baru mbribik-mbribik minta maaf. Gembel...!

Wis ayo pada datang. Siapa saja.

TERBUKA UNTUK UMUM

Pengajian Rutin malam Jum'at.
Majelis Taman Hati Pondok Pesantren Abdurrahman Wahid Sokotunggal Jakarta
Kamis : 20/2/2020 (malam jum'at)
Waktu : 19.30( Bakda Isya ) s/d selesai
Jl. Sodong Utara 5 no 18 kelurahan Cipinang-Kecamatan Pulo Gadung - Jaktim

Hormat kami,
Pengurus Pondok Sokotunggal Jakarta
cp : 085710456091

Show comments
Hide comments

0 Response to "Jadwal Ngaji Bareng GUS NURIL"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel