Gus Nuril : Jiwa gajah Mada adalah Jiwa Patriot Sejati.

Jiwa gajah Mada. 
Jiwa Patriot Sejati. 


Ada beberapa tokoh nasional yang meneladani sepak terjang perjuangan sang mahapatih Gajah mada. 
Mereka itu bisa saja tokoh informal maupun jendral. Saking kagnya terhadap sangat tokoh, tanpa tersadari terjadi proses identifikasi dan imitasi perilaku terhadap tokoh hero itu. 
Di dalam tradisi nu melakukan gerak i'tibak, atau meneruskan jejak para Nabi, Wali dan ulama yang di suwithoni adalah hal yang lumrah dan bahkan wajib. Seperti paribahasa jawa ; 
*Kacang ora ninggal lanjaran*

Mereka itu seolah olah jiwa dan raga nya merasa seperti sang Maestro Gajah Mada yang menjadi tokoh hero identifikasi diriya. 

Sang tokoh ingin deket dengan hero. Seperti kisah Palgunadi yang berguru kepada pendta Durna. Makan kediaman, kantor atau ruang tamunya
di pasang gambar,  patung atau lukisan Gajah Mada. 

Di pesantren Sokotunggal semarang, lukisan Sang Mahapatih terpampang debgan ukuran spektakuler setinggi 2,7 meter, saya lihat lukisan serupa di ruang kerja waka Polda Brigjen Abiyoso. 
Bahkan.....
di kediaman mantan Men Hankam, jendral Riya mizart Riyacudu ada patung Nya setinggi ukuran manusia normal. 
Memang tidak semuanya berupa patung atau lukisan tetapi rata rata para pemberani memang meng idolakan tokoh pemersatu Nusantara yang berbendera gula kelapa itu. 

Gedubale Gus Dur
Nuril Arifin fh mba
Show comments

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel