Gus Nuril : Turut Berdukacita

Sugeng tindak Yi...

Kyai Sya'roni yang terkenal ramah, ganteng memang bersahaja.
Perilakunya lemah lembut .Namun tidak bisa menutupi kecerdas An nya yang luar biasa.

Tetapi ya...itu..
Memiliki kesama an dengan kyai - kyai NU lain nya. 
Hobi nya nonton bola ( sepakbola). Bahkan tidak jarang  menjadi komentator bola yang sangat handal.

Ini sungguh sungguh terjadi. Biasanya kalau ada pengajian , tentu yang di bahas adalah ayat ayat Al Qur'an,hadist atau beberapa nukilan ulama salaf yang ada pada kitab kitab besar.atau kitab kuning. 
Tetapi  momen pertemuan kiyai besar NU penggemar bola akan berbeda bahasan nya.hahahahaha..

Suatu saat...
Saya diminta ngawal Gus Dur, silaturahmi ke ndalem nya kyai sepuh ini.
Ternyata Gus Dur diminta untuk mengisi pengajian tutup tahun di ndalemnya kyai Sya'roni, di kudus.
Setelah basa basi ,dan saling menanyakan Khabar,juga kesehatan, beliau tokoh agung indonesia itu dipersilahkan untuk *jengkar*. 
Beliau menuju panggung yang sudah dipersiap kan oleh panitia. Di lapangan sepakbola,belakang ndalem almaghfullah kyai Sya'roni.

Pada pidato pranatan pertama, kyai Sya'roni yang medar sabdo. Maka.... 
setelah muqodimah dan membaca beberapa ayat Al Qur'an, juga hadist, mulailah pembahasan justru mengarah ke pertandingan sepakbola dunia.
Saat itu Argentina bertemu dengan ingris.dan analisanya demikian cantik sehingga semua yang hadir dalam pengajian ini tepuk tangan gemuruh.karena ramalan hasil pertandingan bisa tepat. Dan tv di sebelah luarenyiarkan itu pas benar dengan ramalan skor...hahahaha.
Tidak kalah handalnya Gus Dur juga meramalkan bahwa Argentina memang bisa menang dengan  inhris tetapi nanti yang jadi juara dunia bukan Argentina , melainkan brasil... 
Kontan kyai Sya'roni nyeletuk disela sela  ceramah Gus dur.dan benar Gus Dur menanggapinya dengan santai.
*Sudah saya duga mesti kyai syakroni Ra Trimo kalau jago nya di kalahkan oleh jago saya*
Dan hadirin tertawa terbahak bahak. Di dunia NU kehidupan apapun bisa kental dan semanak . Tidak ada batas.sangat Egaliter.
Tetapi belakangan hari,banyak ulama sepuh tinimbalan jati, marak wonten ngarsane Gusti kang murbehing dumadi... 
Kita sedih..
Kita kehilangan kaca brenggala.
Kita kehilangan sosok yang mampu merajut persaudaraan. 
Beliau adalah Dokter yang menyembuhkan konflik batin dan lahir.

Teriring doa Allahuma Inna nas aluka ridloka wal Jannah wa naudzu bika min Sakhotika wan nar ya Aziz ya Ghofar ya rabbal alamin...

Monggo yai...
Mbok bilih kepanggih sahabat njenengan. Njenengan saget meneruskan bahasan sepakbola yang mulai kehilangan peminatnya. 

Atau barangkali dapat meneruskan debat dengan Gus Dur di alam kelanggengan.
jangan lupanggih Yai,..
Nyuwun nitip salam kagem Gus Dur, ..
saking gedibal - ipun nggih yai.

Gedibale Gus Dur
Nuril Arifin FH MBA
Show comments

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel